Fire Management Planning
Assessment and Recommendations for PT. Aya Yayang Indonesia
Rate this book:
About This Book
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 4/2001 tentang Pengendalian Kerusakan dan/atau Pencemaran Lingkungan Hidup yang Berkaitan dengan Kebakaran Hutan dan/atau Lahan benar-benar mengingatkan bahwa setiap HPH dan HTI wajib memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk pencegahan terjadinya kebakaran :
• Sistem deteksi dini untuk mengetahui kebakaran,
• Alat pencegahan kebakaran,
• Prosedur operasional standar untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran,
• Perangkat organisasi yang bertanggung jawab dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran, serta
• Pelatihan penanggulangan kebakaran secara berkala.
Komponen Pengelolaan Kebakaran Hutan dari SCKPFP memberikan dukungan kepada HPH PT. Dwimajaya Utama di Kalimantan Tengah
Tujuannya adalah untuk memasukkan perencanaan pengelolaan kebakaran ke dalam rencana pengelolaan hutan. Adalah hal penting jika pengelolaan kebakaran dapat berhasil, bahwa konsesi dari lokasi pilot kerja sama dan berkoordinasi untuk melindungi wilayah mereka dari bahaya kebakaran. Setelah penilaian yang dilaksanakan dalam sejumlah survey, laporan ini memberikan beberapa rekomendasi yang harus dilaksanakan sebelum musim kemarau tahun 2001.
Aspek-aspek teknis dari pencegahan kebakaran hutan dijelaskan secara terperinci. Termasuk jalan masuk, sekat bakar, sumber air, menara api, gudang peralatan dan pos komando. Penilaian pra-penanggulangan dan penanggulangan kebakaran juga dijelaskan di sini, seperti halnya organisasi operasional, prosedur operasional standar, rencana pra-penyerangan, peta hot spot (titik panas) dan sistem tingkat bahaya kebakaran.
Staff keamanan dari konsesi adalah tulang punggung dari personil, namun jika terjadi kebakaran seluruh pekerja dan masyarakat merupakan bantuan yang amat diperlukan. Regu pemadam harus dilengkapi dengan peralatan dan terlatih. Penanggulangan kebakaran adalah berbahaya dan membutuhkan ketahanan fisik, karena itu peralatan pelindung individu, pengamanan dan disiplin adalah sangat penting.
• Sistem deteksi dini untuk mengetahui kebakaran,
• Alat pencegahan kebakaran,
• Prosedur operasional standar untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran,
• Perangkat organisasi yang bertanggung jawab dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran, serta
• Pelatihan penanggulangan kebakaran secara berkala.
Komponen Pengelolaan Kebakaran Hutan dari SCKPFP memberikan dukungan kepada HPH PT. Dwimajaya Utama di Kalimantan Tengah
Tujuannya adalah untuk memasukkan perencanaan pengelolaan kebakaran ke dalam rencana pengelolaan hutan. Adalah hal penting jika pengelolaan kebakaran dapat berhasil, bahwa konsesi dari lokasi pilot kerja sama dan berkoordinasi untuk melindungi wilayah mereka dari bahaya kebakaran. Setelah penilaian yang dilaksanakan dalam sejumlah survey, laporan ini memberikan beberapa rekomendasi yang harus dilaksanakan sebelum musim kemarau tahun 2001.
Aspek-aspek teknis dari pencegahan kebakaran hutan dijelaskan secara terperinci. Termasuk jalan masuk, sekat bakar, sumber air, menara api, gudang peralatan dan pos komando. Penilaian pra-penanggulangan dan penanggulangan kebakaran juga dijelaskan di sini, seperti halnya organisasi operasional, prosedur operasional standar, rencana pra-penyerangan, peta hot spot (titik panas) dan sistem tingkat bahaya kebakaran.
Staff keamanan dari konsesi adalah tulang punggung dari personil, namun jika terjadi kebakaran seluruh pekerja dan masyarakat merupakan bantuan yang amat diperlukan. Regu pemadam harus dilengkapi dengan peralatan dan terlatih. Penanggulangan kebakaran adalah berbahaya dan membutuhkan ketahanan fisik, karena itu peralatan pelindung individu, pengamanan dan disiplin adalah sangat penting.
Buy This Book
As an Amazon Associate and Bookshop.org affiliate, BookOrb earns from qualifying purchases.
Write a Review
Sign in to write a review.