Otopsi Syair
Antologi Puisi Itjang Djoedibarie
24 min read
Rate this book:
About This Book
Otopsi Syair bukanlah sekadar antologi puisi. Ini adalah berkas kejahatan intelektual. Disusun dari serpihan narasi, laporan forensik, dan fragmen sabotase epistemologis, buku ini menghidupkan kembali hasrat kehancuran seorang kriminolog yang menolak disebut penyair: Itjang Djoedibarie (1956–1983). Dalam larik-lariknya, Itjang membongkar tubuh bahasa seperti sedang membedah mayat; tidak untuk mencari keindahan, melainkan untuk mengekspos busuknya dunia yang menyebut dirinya waras.
Berlatar Kecamatan Cikeruh (kini Jatinangor), Sumedang, dan Rawamangun, puisi-puisi ini ditulis antara 1975 hingga 1982, sebagian di balik nota kuliah, surat tilang, dan ijazah rusak. Dengan format seperti laporan investigasi, Otopsi Syair memalsukan genre puisi untuk menyelinap ke dalam estetika dominan lalu meledakkannya dari dalam.
Lebih dari sekadar kumpulan puisi, Otopsi Syair adalah bentuk insureksi literer yang menyaru sebagai teks. Ia menolak posisi puisi sebagai wacana elitis, dan malah memilih jadi dokumen kriminal yang menolak ditafsirkan.
Berlatar Kecamatan Cikeruh (kini Jatinangor), Sumedang, dan Rawamangun, puisi-puisi ini ditulis antara 1975 hingga 1982, sebagian di balik nota kuliah, surat tilang, dan ijazah rusak. Dengan format seperti laporan investigasi, Otopsi Syair memalsukan genre puisi untuk menyelinap ke dalam estetika dominan lalu meledakkannya dari dalam.
Lebih dari sekadar kumpulan puisi, Otopsi Syair adalah bentuk insureksi literer yang menyaru sebagai teks. Ia menolak posisi puisi sebagai wacana elitis, dan malah memilih jadi dokumen kriminal yang menolak ditafsirkan.
Buy This Book
As an Amazon Associate and Bookshop.org affiliate, BookOrb earns from qualifying purchases.
Write a Review
Sign in to write a review.